Assalamu'alaikum..
Beberapa point secara umum yg terkandung dlm surat Al-Kahfi :
1. Al-Qur'an merupakan Kalam Allah yg tidak ada satupun yg bercanggah/bertentangan dg kebenaran. Sinkronisasi ayat Al-Qur'an dg temuan-temuan belakangan ini telah membuktikan bahwa tidak ada satupun keraguan ttg kebenaran Al-Qur'an. Penceramah Internasional dan juga seorang dokter bersama Dr. Zakir Naik mengatakan 80% ilmu dan sains telah membuktikan kebenaran ayat-ayat Al-Qur'an, sdg 20% masih ambigu yg belum bisa diteliti karena keterbatasan pengetahuan dan kemampuan manusia. Dan sebagai mukmin wajib mengimani secara keseluruhan ttg kebenaran Al-Qur'an.
2. Menceritakan ttg sekelompok pemuda yg berlindung didalam gua, sekelompok pemuda ini disebut Al-Kahfi (Yang Mendiami Gua). Mereka adalah pemuda yg beriman kpd Allah dan tidak menyekutukan-Nya dg sesembahan yg lain. Sebagai balasan keimanan, Allah tambahkan keimanan mereka.
إنَّهُمْ فِتْيَةٌ ءَامَنُوْ بِرَبِّهِمْ وَزِدْنَاهُمْ هُدًى
"Sesungguhnya mereka adalah pemuda-pemuda yg beriman kepada Tuhan mereka, Kami Tambahkan kpd mereka petunjuk." (QS. Al-Kahfi :13)
Kuasa Allah membuat mereka tidur dan membolak-balikkan tubuh mereka hingga 300+9 tahun. Mereka berlindung di dalam gua karena melarikan diri dari pemimpin yg zalim dimasa itu. Kezalimannya pada masa itu memaksa orang lain utk beriman kpd selain Allah, dan siapa yg menolak maka akan dibunuh.
Mereka berlindung didalam gua seraya berdo'a : "Wahai Tuhan kami, berikanlah rahmat kpd kami dari sisi-Mu, dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yg lurus dalam masalah kami ini."
Keberadaan mereka tidak dapat ditemukan oleh pasukan yg diperintahkan utk membunuh mereka, meski sesungguhnya keberadaan gua itu masih berada didalam kawasan pemerintahan tersebut. Allah menutup penglihatan mereka hingga tidak tampak oleh mereka keberadaan pemuda itu.
Inilah mengapa dianjurkan membaca Al-Kahfi khususnya pada malam jum'at atau hari jum'at utk melindungi atau membentengi diri dari fitnah dajjal. Karena kejadian yg terjadi pada kelompok pemuda Al-Kahfi sama halnya pd saat Dajjal turun ke bumi. Fitnah yg luar biasa ditimbulkannya membuat orang kafir/murtad bagi sesiapa yg tidak kuat imannya. Sebagaimana hadits Rasulullah yg berbunyi "siapa yg membaca surat Al-Kahfi, maka akan diterangi Allah cahaya kedalam hatinya dari satu jum'at ke jum'at berikutnya." Dengan cahaya itu maka org dapat melihat mana gelap dan terang, mana yg benar dan mana yg bathil. Karena pada saat Dajjal memimpin nanti, apa saja yg dikatakan/ditampakkannya benar maka sesungguhnya itu bathil. Sehingga orang-orang yg terperangah melihatnya lantas menukar imannya dg kekafiran, na'udzubillah. Maka perbanyak memohon perlindungan kpd Allah dr fitnah dajjal, dan menghafakan surat al-kahfi selancar kita membaca surat al-fatihah.
3. Cerita singkat tentang pertemuan Nabi Musa dan Nabi Khaidir. Nabi Musa meminta agar Nabi Khidir mempekenankan dirinya utk ikut dalam perjalanannya. Nabi Khidir berkata bahwa Nabi Musa tidak akan mampu bersabar, dan memperingatkan Nabi Musa agar diam saja terhadap apapun hal yg nanti akan dilakukan oleh Nabi Khidir. Ada 3 peristiwa yg dilakukan Nabi Khidir, pertama ia melubangi perahu seorang nelayan (Nabi Musa bertanya), kedua ia membunuh seorang bocah (Nabi Musa bertanya, kemudian ia berjanji kalau setelah itu ia berkomentar lagi maka ia berjanji itulah akhir perjalanan kebersamaan mereka), maka pada peristiwa ketiga Nabi Khidir memperbaiki bangunan seorang penduduk suatu negeri (lagi-lagi Nabi Musa berkomentar kembali) dan sesuai janji Nabi Musa inilah akhir kebersamaan perjalanan mereka, selepas Nabi Khidir menjelaskan alasannya melakukan ketiga peristiwa tersebut.
4. Dzul Qarnain. Seorang panglima perang yg hebat yg diberi kemuliaan oleh Allah sehingga tidak terkalahkan dimasanya. Dzul Qarnain hanyalah julukan yg diberikan kepadanya krna ia telah sampai ke 2 tempat dimana salah satu tempat merupakan tempat matahari terbit dan satunya lagi tempat matahari tenggelam. Ditempat matahari tenggelam, ia bertemu dg sekelompok kaum primitif yg sangat terisolasi, mereka tidak mengerti bahasa kaum lain maupun berbicara dg bahasa kaum lain. Namun ternyata ada salah seorang diantara mereka yg bisa berinteraksi dan memohon bantuan kpd Dzul Qarnain.
5. Yakjuj dan Makjuj. Kaum yg disebutkan diatas memohon bantuan kpd Dzul Qarnain utk membuatkan dinding/tembok yg bisa melindungi mereka dari serangan Yakjuj dan Makjuj. Mereka berkata, yakjuj dan makjuj adalah sekelompok orang yg suka berbuat kerusakan. Pada sebuah ceramah Ustadz Zulkifli M. Ali disebutkan sifat dari yakjuj dan makjuj ini seperti kaum barbar/mongol yg sangat brutal dan ganas. Setelah meminta bantuan mereka berkata bahwa mereka akan memberikan imbalan apapun yg diminta Dzul Qarnain. Maka Dzul Qarnain berkata "apa yg ada disisi Allah lebih ia cintai". Ia lalu meminta kaum itu mengumpulkan seluruh besi-besi utk dibangunkan tembok yg menggabungkan antara dua gunung. Hingga terbangunlah tembok yg terbuat dari cor besi ditambah cairan tembaga. Dzul Qarnain berkata "tembok ini adalah rahmat dari Tuhanmu" yg tidak bisa dirubuhkan atau dilubangi kaum yakjuj dan makjuj sampai masa yg Allah kehendaki.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar