Assalamu'alaikum sahabat..
Bid'ah. Apa sebenarnya makna dari bid'ah ini ? Saya sendiri baru akhir-akhir ini mengetahui artinya, sekitar 2017 disebuah pengajian di Masjid Blok M, walaupun belum dibahas secara lengkap.
Kalimat berulang yg saya dengar adalah
كل بدعة ضلالة وكل ضلالة فى النار
"Setiap bid'ah adalah sesat, dan setiap kesesatan tempatnya di Neraka"
Kala itu, ustadz tersebut menuturkan bahwa segala perkara agama yg tidak pernah dilakukan oleh Nabi atau para sahabat maka disebut bid'ah. Tidak disebut secara rinci apa saja contohnya dimasa sekarang apa saja perbuatan yg dilakukan ummat Islam hari ini yg tidak pernah dilakukan oleh Rasulullah.
Tahun 2018 awal, saya mulai menyukai ceramah ustadz Abdul Somad. Diantara tanya jawab jamaah, salah satunya menanyakan perkara bid'ah. Lalu beliau menjawab "bid'ah adalah segala perkara yg dibuat-buat yg tidak ada dalilnya. Maka jangan mudah kita membid'ahkan saudara kita selama perbuatan dia masih ada dalilnya." Sambung beliau
Karna ketika kita mengatakan kepada saudara kita "hei pelaku bid'ah", maka saja saja kita mengatakan "hei, penghuni neraka", maka ini sangat besar sekali konsekuensi nya bagi orang lain.
Beliau mengatakan, tidak mesti segala hal yg tidak dilakukan Nabi lalu disebut bid'ah. Karena sunnah itu terbagi 3 :
1. Sunnah Qouli (Perkataan Nabi) : apapun perkataan Nabi menjadi dalil hukum sekalipun beliau tidak melaksanakannya. Contoh salah satu perkataan Nabi yg tidak Nabi amalkan :
"Barangsiapa yg membaca surat Yasin pada suatu malam, maka subuhnya dia telah diampuni Allah." Hadits ini termaktub dalam tafsir Ibnu Katsir pada pembukaan surat Yasin.
2. Sunnah Fi'li (Perbuatan Nabi) : segala perbuatan Nabi. Contoh cara beliau berwudhu, cara beliau shalat, cara beliau makan, cara beliau menperlakukan istri, dll. Nah, apapun tindak-tanduk/tingkah laku Nabi yg disaksikan sahabat, maka dapat dijadikan dalil dalam kehidupan agama maupun amal kepada sesama manusia.
3. Sunnah Taqriry : apapun yg dilakukan sahabat, lalu Nabi bersetuju/melarang akan hal itu. Ini yg sangat banyak sekali. Contoh : Shalat sunnah wudhu yg dilakukan Bilal bin Abi Robah. Nabi baru mengetahui amalan yg dilakukan Bilal setelah peristiwa Isra' Mi'raj Nabi. Pada saat peristiwa Isra' Mi'raj ini, Nabi dapat melihat surga dan neraka. Saat di surga itulah Nabi mendengar gesekan suara terompah/sendal Bilal. Maka setelah peristiwa itu beliau memanggil Bilal. Kemudian beliau berkata :
"Wahai Bilal, ku dengar suara gesekan terompah mu disurga, amalan apa yg engkau lakukan ?"
Bilal lantas menjawab, "aku tak pernah meninggalkan shalat sunnah 2 rakaat setelah berwudhu ya Rasulullah."
Perbuatan Bilal inilah yg kemudian sampai hari ini kita jadikan hujjah utk kita melakukan shalat sunnah wudhu'.
Hal menarik yg harus kita perhatikan dari peristiwa ini adalah bagaimana Bilal melaksanakan sebuah amalan ibadah tanpa berkonsultasi dahulu dengan Nabi, hingga Nabi mengetahuinya sendiri.
Jadi, tidak semua hal yg dilakukan Nabi lantas dengan mudahnya kita mengatakan itu bid'ah, selama masih ada dalil umum yg menaunginya..
Hari ini, apa saja yg disangkakan orang-orang dengan mengatakan bahwa perkara itu bid'ah ?
1. Mengirim Tahlil utk orang meninggal
2. Merayakan Maulid/kelahiran Nabi
3. Bertawassul
4. Berzikir jahar sehabis shalat
5. Dan masih banyak lagi
Perbuatan-perbuatan diatas tidaklah bid'ah karena masih ada dalil umum yg menaunginya. Jgn kita berpecah belah hanya karena berbeda pendapat. Karena dari zaman sahabat pun ada banyak sekali perbedaan dan mereka saling menghargai pendapat satu sama lain.
Demikian, wassalamu'alaikum warohmatullah..

Tidak ada komentar:
Posting Komentar