Tulisan ini adalah postingan ulang yg saya kutip dari tulisan Setia Furqon Kholid.
Motivasi buat para yg lagi galau... hihi
Ngomongin diri sendiri kaya nya, eh oh ! 😆
"Jatuh Cinta Sebelum Menikah Itu Ujian"
Kamu mungkin pernah merasa takjub pada seseorang. Padahal sebelumnya kau belum pernah saling mengenal. Awalnya hanya kesan biasa yang kau dapatkan. Namun saat kau mulai berbincang dengannya, walau hanya sekedar sapaan ringan, kau merasa ia memang berbeda. Canda dan tawa antara kau dengannya membuat mu merasa nyaman untuk berbagi cerita dengannya. Kehadirannya begitu tepat saat hatimu sedang hampa dan membutuhkan sosok sepertinya. Canda dan tawa yang kau dapatkan darinya, memberikan satu kesan pertama yang tak bisa kau lupakan sampai detik ini dan mungkin selamanya. Dan kau berfikir ia adalah salah satu orang yang bisa diajak berbagi cerita apapun.
Kebahagiaan? yaa.. itu yang mungkin sedang kau rasakan
Jatuh cinta? Ya, tepatnya begitu
Dan saat itu hatimu memilih ia untuk bisa dijadikan sebuah harapan dan mimpimu. Mimpi untuk memilikinya dan menjadikannya teman dalam hidupmu. Angan-angan mu terhadapnya sungguh sangat tinggi, membuatmu hilang kendali
Tapi… seiring waktu berlari, kaupun menyadari…
Dari setiap kode keras yang ia berikan untuk mu, kau menemukan jawaban kuat bahwa ia tak pernah menginginkan mu.
Ia yang kau harap mampu memberikanmu kebahagiaan, justru memberimu kesakitan, kecewa, sedih, dan amarah. Namun kau tak bisa apa-apa dengan semua itu. Hingga akhirnya kau simpulkan sampai detik ini ia hanya memberikan harapan semu dan terlihat samar. Ia memberikan mu harapan, tapi di saat yang bersamaan, ia memberikan mu rasa yang perih
Memang... jatuh cinta sebelum siap menikah itu ujian
Apakah kita semakin bersemangat memperbaiki diri atau malah terjerumus dalam pacaran yang berujung kegalauan. Saat rasa itu tiba, lebih baik kau atur dengan baik
Walaupun dia terlihat sempurna, namanya manusia? pasti ada kekurangan nya. Yang jelas sempurna hanyalah Allah, cinta Allah dan Rahmat Allah. Maka cintailah Allah seutuhnya, jika Ia ridho? pasti ia kan memberikan cinta terbaik untuk melengkapi hidupmu.
Percayalah… ☺
Setia Furqon Kholid
Inspirasi buku “Jangan Jatuh Cinta! Tapi Bangun Cinta.”

Tidak ada komentar:
Posting Komentar