Kali ini saya akan share tentang apa yang saya dapat dari mengikuti ta'lim yang rutin dilakukan disetiap harinya.
Beliau adalah ustadz Didin, Pembina Asrama Wakayapa Institut Kemandirian Dompet Dhuafa yang selalu memberikan materi yang sebenarnya sudah sering terdengar, namun selalu ada sebuah pencerahan baru yang saya rasakan tiap mendengar, menyimak dan mencermati segala yang beliau sampaikan.
Seperti hari ini selepas maghrib beliau memulai membuka ta'lim dengan memberi pertanyaan seperti berikut..
"ada yang kenal Jackie Chan?" Tanya beliau. Yah, minimal pernah denger namanya lahh.. sambung beliau
Mendengar pertanyaan itu, macam2 jawaban saling bersahut-sahutan yang kebanyakan adalah guyonan dan celetukan.
Ada yang jawab Jackie Chan itu tukang siomay lah, ada yang jawab temennya bang mahmud lah, ada yg jawab Bapak sayalah. Hahaha, macem2 deh pokonya..
Mendengar jawaban2 yang semakin gak karuan ust Didin pun menengahi dan membuka suaranya kembali.
"Jawabannya pada ngaco semua ya".. haeuhhh
Yah, dia adalah aktor laga yang sudah sangat terkenal dari Cina, sudah banyak membintangi berbagai serial laga. Baik Laga Komedi maupun yang bener2 serius.
Dan ada satu film yg dia bintangi yang cukup berkesan bagi saya. Saat dia berada ditepian jurang/bukit dan saat ia hendak melompat ia meneriakkan.... apa yang dia teriakkan ? Ayo siapa yang tau ? Tanya Ust Didin
"Who Am I", jawab salah seorang peserta pria.
Nah, itu tau.. hehe, jawab ust sumringah.
Ya, di film itu ceritanya Jackie Chan bla bla bla.. (panjang dan saya sendiri kurang ingat alurnya), intinya karena sebuah peristiwa dia terdampar disebuah Pulau yang membuatnya hilang ingatan dan tak tau siapa dirinya sebelumnya, amnesia lah istilahnya..hehe
Yang karena hal itu dia meneriakkan pertanyaan itu disebuah jurang..
"WHO AM I" ?
"SIAPA AKU" ?
Ustad pun memulai kuisnya seperti biasa utk memancing keaktifan para peserta dengan melempar pertanyaan "who am i" utk dijawab menurut versi masing-masing peserta..
Jawabannya pun beragam
1. Saya adalah khalifah
2. Saya adalah pemimpin
3. Saya adalah titipan dari Allah yang diamanahkan melalui orang tua saya
4. Saya adalah pemenang dari jutaan bahkan milyaran sel sperma lain di rahim ibu saya
5. Saya adalah manusia yang nantinya diakhirat akan dituntut untuk mempertanggungjawabkan segala yang telah saya lakukan.
Dan bla bla bla
Kemudian ust Didin menjawab..
Semua jawaban kalian itu benar, dan disini saya ingin berbagi sedikit hal yang berkaitan dengan hal tersebut dan mudah2an bermanfaat bagi kalian. Mungkin suatu hari nanti kalian membutuhkannya, jika kalian rasa bermanfaat maka boleh diambil, sebaliknya jika tidak maka dibuang saja. Jawab ustad Didin sembari tersenyum
Ada 4 langkah menjawab pertanyaan Who Am I :
Pertanyaan pertama yakni Siapa pencipta saya ?
Adakah diantara temen2 yang kira2 tidak bisa menjawab pertanyaan ini ?
Sebagai seorang muslim, maka kita harus yakin secara benar bahwa pencipta kita adalah Allah SWT. Tidak ada keraguan didalamnya. Dari jawaban tersebut maka dapat disimpulkan bahwa kita adalah hamba (yg diciptakan), sedangkan Allah adalah Sang Khalik (yg menciptakan).
Selanjutnya pertanyaan kedua yakni Siapa Saya ?
Jawabannya sudah pasti adalah makhluk yang ciptakan Sang Khalik sebagaimana yang tertuang pada surah Al-Baqarah: 30 sebagai berikut :
Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para Malaikat: "Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi". Mereka berkata: "Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?" Tuhan berfirman: "Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui".
Pada ayat tersebut terjadi dialog antara Allah dengan para malaikat ketika Allah akan menciptakan seorang khalifah dimuka bumi yakni Adam. Dari kisah yang tidak asing dan sudah sering kita dengar sejak kita masih kecil, bahwa Adam dan Hawa terusir dari surga karena tergelincir oleh bujukan/bisikan iblis untuk memakan buah khuldi. Sedangkan dari ayat tersebut Allah menerangkan dengan jelas bahwa Allah akan menciptakan seorang khalifah yang akan diutus ke bumi. Pertanyaan yang kemudian muncul, jika Adam dan Hawa tidak terbujuk oleh rayuan iblis, apakah mereka akan ditempatkan dibumi juga ?
Jawabannya ya, karena memang tujuan Allah menciptakan Adam adalah untuk menjadikan pemimpin/khalifah di Bumi. Namun dari dari peristiwa tersebut dapat diambil pelajaran bahwa iblis adalah musuh yang senantiasa ingin menggelincirkan manusia, bahkan sejak manusia itu disurga hingga akhir kehidupan manusia. Jumlahnya terus bertambah dan tak pernah mati. Pelajaran lain yang dapat dipetik adalah, dari awal watak manusia memang telah diwarisi oleh sifat iblis, yakni semakin dilarang semakin ingin mencoba. Allah telah menerangkan kepada Adam dan Hawa agar jangan sekali2 mendekati pohon terlarang/buah khuldi. Jangankan memakan, mendekatinya saja sudah dilarang Allah. Padahal Allah memberikan segala nikmatNya disurga dan hanya melarang Adam dan Hawa utk satu perkara itu saja. Namun ternyata hal itu dilanggar sehingga dikatakan dalam alQur'an bahwa mereka telah menzhalimi diri mereka sendiri.
Dan sekarang banyak contoh yang bisa lihat yang terjadi dikalangan Muslim itu sendiri. Banyak hal yang sudah jelas-jelas dilarang, namun begitu mudahnya dilanggar oleh manusia. Sebagai contoh Allah melarang kita mendekati zina, namun bisa kita lihat kenyataan yang terjadi, banyak sekali yang tergelincir karena tak kuat iman utk menahan godaan akan perbuatan tsb. Jangankan melakukan, mendekatinya saja sudah dilarang. Maka dari itu marilah sama2 kita mencoba berbenah diri, iblis tidak akan pernah puas dan berhenti menggoda manusia. Ingatlah apa yg terjadi pada nenek moyang kita yakni Adam dan Hawa. Saat mereka tergelincir oleh rayuan iblis dan melanggar apa yang dilarang oleh Allah, Allah langsung menghukum mereka. Berbeda dg kita, mungkin saat ini Allah masih menangguhkan segala konsekuensi yang harusnya kita terima, jangan sampai Allah menutup semua kesempatan utk kita bisa bertaubat. Jangan sampai kita menyesal saat semuanya sudah terlambat !
Dan sayang sekali teman-teman karena waktu udah habis,maka ta'lim harus ditutup dan dilanjutkan pada pertemuan berikutnya.
Semoga bermanfaat

Tidak ada komentar:
Posting Komentar