Powered By Blogger

Jumat, 11 Februari 2022

Cerita kucing part I (Kami dan samson)

Samson adalah nama kucing yg diberi kakak ku. Entah darimana datangnya dia, tiba-tiba dia jadi selalu hadir bersama kami. Memelihara kucing bukanlah sesuatu yg baru buat ku, namun jika ku ingat masa lalu, kenangan ku ttg mereka cukup buruk, karena tiap beranak pinak pasti akan selalu di buang. Ya, karena mereka selalu pup dimana-mana dan itu menyusahkan orang tua ku.
Balik lagi ke samson, aku dan abang jadi semakin dekat dengannya. Karena abang masa itu sering off maka kami punya banyak waktu dengannya. Hari-hari selalu bermain dan bermanja-manja. Tiba masanya memasuki bulan puasa, tiap sahur kami selalu lupa menyisakan makanan untuknya. Padahal yang puasa itu manusia, bukan mereka. Silap kami waktu itu. Jadinya tiap siang dia kelaparan. Tapi krna kami sibuk, kami lalai dengan itu. Dia pun mungkin mencari makan di tempat tetangga (begitu yang ku duga). Seusai lebaran kami kembali mengurusnya seperti sebelumnya. Namun tak lama setelah itu, nafsu makan nya hilang, ia tak berselera disuguhi apapun. Dia pun semakin hari semakin kurus. Prihatin, tapi bingung harus bagaimana. Ya, ini juga silap ku. Aku itu anak internet, bingung masalah apapun selalu nyari solusi dari youtube. Tapi lalai untuk masalah samson. Pun karna kala itu keseriusan mengurus kucing tidak seperti sekarang. Jadi kalo dia sakit, di biarkan senatural nya dia sembuh sendiri. What ? Ya sesimpel itu lah pemikiran saat itu. Kami pun tetap dengan kesibukan kami, kami tau hidup nya seperti sudah tak lama lagi, badan nya kian lemah. Mata nya sayu. Suatu hari kami akan pergi keladang, kulihat dia tergeletak di bawah kursi, dia masih bernafas, namun kondisinya sangat memprihatinkan. Kami masukkan dia ke dalam kardus. Ku pandangi dia lekat dengan penuh rasa iba, hati ku bergumam "Ya Allah, inikah detik-detik akhir dari kehidupannya ?" Dan sepulang kami dari ladang aku langsung memeriksa kardus itu, dan benar samson udah gak bernyawa lagi. 😢😢😢